Rabu, 04 Agustus 2010

JANGAN TAKUT DIKRITIK.

Jika kita membuat suatu kesalahan jangan takut untuk dikritik karena itu sangat membangun. Siapkan diri mu untuk di kritik karena kritik itu adalah bagian dari pembelajaran dan sebagai proses pendewasaan serta jalan untuk mencapai kesempurnaan.

Jadi buat apa takut toh Rasulullah saja pernah dikritik oleh Allah
Suatu ketika hiduplah seorang guru spiritual yang sangat dihormat oleh orang banyak. Setiap hari, sekelompok orang berdiri di depan pintu rumahnya untuk mencari nasihat, mengharapkan penyembuhan atau berkat darinya. Setiap kali sang guru berbicara, orang banyak itu akan mematuhinya. Namun di antara para pendengarnya itu ada seorang yang selalu mencari kesempatan untuk menentang sang guru. Ia senantiasa mencari kelemahan sang guru dan menertawakan segala kekurangan sang guru. Murid-murid sang guru sangat tidak suka akan sikap orang itu. Mereka menganggapnya sebagai jelmaan setan.

Suatu hari "setan" itu jatuh sakit dan meninggal. Semua orang merasa lega. Secara lahiriah mereka kelihatan berdukacita, namun di dalam hati mereka senang karena kata-kata sang guru yang begitu inspiratif tidak akan diganggu lagi dan mereka tidak akan pernah lagi merasa "diteror" oleh kecaman serta tingkah laku orang yang tidak sopan itu.

Namun alangkah terkejutnya orang banyak dan murid-murid sang guru manakala mereka menemukan sang guru tenggelam dalam suasana dukacita akibat kepergiaan "setan" tersebut. Seorang murid memberanikan diri bertanya, apa yang membuat sang guru begitu berduka. "Sesungguhnya saya sedang berduka bagi diri saya sendiri. Di sini saya dikelilingi oleh orang-orang yang menghormati saya. Orang yang sudah meninggal itu adalah satu-satunya yang menentang saya. Saya takut setelah kepergiannya saya tidak berkembang lagi," kata sang guru sambil menangis tersedu-sedu.

Apa pelajaran yang bisa kita petik dari cerita sederhana yang saya kutip dari buku Doa Sang Katak (karya Anthony de Mello) itu? Saya sendiri mendapat satu pelajaran penting darinya yakni mengenai kritik. Dalam hidup ini orang cenderung mengharapkan pujian dan pengakuan namun berusaha sekuat tenaga untuk menghindari kritik. Dalam dunia politik kita kerap melihat bagaimana penguasa membungkam kaum pengritik yang bernama oposisi.

Sesungguhnya kritik dapat kita jadikan sebuah momentum untuk memperbaiki diri. Saya masih ingat pengalaman bertahun-tahun silam ketika saya baru saja terjun menjadi pembicara seminar. Seusai acara saya senantiasa bertanya kepada beberapa peserta seminar, panitia seminar, istri dan tim saya tentang apa saja kekurangan saya selama presentasi dan sesi tanya jawab berlangsung. Jawaban yang paling umum saya terima adalah saya berbicara terlalu cepat sehingga peserta terkadang menjadi tergopoh-gopoh mengikuti presentasi saya. Hal senada juga kerap saya dapatkan dalam lembar evaluasi seminar.

Kritik tersebut membuat saya menjadi lebih peka akan kebutuhan dan keinginan peserta. Keterbukaan terhadap kritik pada akhirnya juga membuat saya mengetahui kalau sebuah seminar atau training akan lebih efektif jika diselingi dengan sejumlah permainan dan pemutaran klip singkat. Pada akhirnya semua kritikan itu membuat saya semakin berkembang menjadi pembicara seminar yang lebih baik dari hari ke hari. Saya tidak mau berhenti sampai di sini. Hingga hari ini pun masih terus belajar agar terus berkembang.

Seorang teman pernah berpesan agar kita jangan menganggap remeh orang yang mengkritik kita, terutama dalam sebuah event. Mengapa? "Karena bisa jadi, dialah orang yang paling serius memperhatikan Anda!" katanya. Wow, sebuah nasihat yang sungguh berharga! Secara jujur, saya harus mengakui kalau dulu saya termasuk orang yang sangat tidak suka dikritik namun seiring perjalanan waktu sikap saya terhadap kritik berubah drastis.

Shiv Khera dalam bukunya You Can Win dengan tegas mengatakan, "Satu-satunya cara agar Anda tidak dikritik adalah tidak melakukan apa-apa, tidak berkata apa-apa atau tidak mempunyai apa-apa. Dan karena itu Anda tidak akan pernah mencapai apa pun dalam hidup ini." Bukankah orang cenderung untuk tidak merasa iri kepada orang lain yang sama sekali tidak memiliki prestasi dalam hidupnya? Pepatah bijak pun mengingatkan, semakin tinggi pohon semakin kuat angin menerpanya. Namun jika pohon itu memiliki akar, batang, dan dahan yang kuat, ia akan mampu bertahan terhadap tiupan angin yang kencang.

Akar, batang dan dahan yang kuat itu dapat kita ibaratkan sebagai reaksi kita menghadapi berbagai kritikan itu. Jika kita mau bersikap rendah hati dan terbuka, kita akan senantiasa sadar kalau kita ini masih manusia, makhluk yang penuh dengan segala kekurangan. Orang sering lupa kalau nasihat dan tegoran terkadang bisa hadir dalam bentuk kritik yang paling pedas. Tidak perlu bereaksi secara berlebihan. Sikap yang paling bijaksana adalah mencoba melihat segi positifnya.

Memang tidak semua orang memiliki motif yang benar ketika melontarkan kritik. Ada yang memang ingin membantu, namun ada pula yang memang sudah hobinya mengkritik orang lain. Meski begitu, kalau kita berlaku defensif, kita tidak akan dapat belajar apa-apa. Ambillah hikmah dari setiap kritik yang membangun. Orang yang mengkritik kita dengan motif yang benar sesungguhnya dapat menjadi semacam alarm peringatan dini bahkan konsultan gratis. Hargailah mereka dan ucapkan terima kasih. Kemudian, dengan pikiran terbuka lakukanlah evaluasi demi perbaikan di kemudian hari. Jadikan kritik sebagai bekal tambahan bagi perjalanan sukses Anda sehingga kritik itu akan membangun Anda menjadi insan yang lebih baik. Bagaimana menurut Anda? ***
Read More ..

MENGATASI KEGAGALAN

Kegagalan dan kesuksesan adalah ibarat dua mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Jika kita ingin berhasil kita harus berani untuk gagal. Gagal adalah adalah proses menuju berhasil. Gagal adalah kesuksesan yang tertunda. Dengan gagal berarti kita sudah mengalami dan mengetahui hal yang menjadi penyebab Anda gagal.

Kalo kita gagal dalam suatu usaha jangan takut. Itu baru beberapa persen dari proses menuju kesuksesan. Dan jangan lupa selaku orang yang beragama kembalilah kepada Allah. Kerena Allah adalah tempat kembali segala urusan (Q.S. Ali-Imran:109).

Jadikanlah kegagalan sebagai pelecut semangat untuk mencapai hal yang lebih baik. Diri kita butuh alasan untuk berubah dan berkembang, oleh karena itu berilah ia alasan untuk semua itu. Dengan alasan yang tepat kita bisa mempersiapkan bahan bakar yang cukup sesuai kadar alasan yang kita buat.
Read More ..

Forum Cuap - Cuap

get your own embeddable forum with Talki
Read More ..

Senin, 02 Agustus 2010

TIPS PRAKTIS AGAR SELALU POSITIF

Untuk merubah pikiran anda menjadi positif, diperlukan latihan dan kemauan untuk merubah diri anda karena sikap dan pola pikir tidak dapat berubah dalam sekejap.
Simaklah topik berikut, pikirkan keuntungan yang akan anda peroleh dan ajaklah diri anda untuk mencobanya.

Kekuatan pikiran merupakan kekuatan dahsyat yang selalu membentuk kehidupan kita. Proses pembentukkan biasanya dilakukan di dalam pikiran bawah sadar kita, namun sangatlah mungkin untuk melakukan proses tersebut secara sadar. Meskipun usulan tersebut terdengar cukup aneh; cobalah untuk melakukannya, karena anda tidak akan merasa rugi; sebaliknya anda akan memperoleh banyak hal. Acuhkan apapun pendapat orang lain tentang diri anda ketika anda mengubah pola pikir anda.

Selalu visualisasikan situasi yang menguntungkan dan bermanfaat bagi anda. Gunakan kata-kata positif dalam suara hati anda atau ketika anda berbicara dengan orang lain. Tersenyumlah sedikit lebih banyak, karena senyuman akan membantu anda untuk berpikir lebih positif. Abaikan perasaan malas atau keinginan untuk berhenti. Jika anda bertahan, anda akan berubah pola pikir anda.

Saat pikiran negatif memasuki pikiran anda, anda harus mewaspadainya dan menggantikan pikiran tersebut dengan pikiran yang lebih konstruktif. Pikiran negatif akan mencoba memasuki pikiran anda lagi, dan sekali lagi anda harus menggantikannya dengan pikiran positif. Seakan-akan anda dua gambar di depan anda, dan anda memilih untuk melihat salah satu gambar tersebut dan mengabaikan gambar yang lain.

Jika tiba-tiba merasakan perlawanan dari dalam diri anda ketika anda berusaha mengganti pikiran-pikiran negatif tersebut, jangan menyerah. Tetap fokuskan diri anda pada pikiran-pikiran yang positif dan menyenangkan.

Terlepas dari keadaan anda saat ini, berusahalah untuk berpikirlah positif. Pikirkan hasil serta situasi yang menguntungkan anda, dan keadaan akan berubah sesuai dengan pikiran anda. Perubahan ini tentunya membutuhkan waktu, namun pada akhirnya perubahan akan terjadi.

Metode lain yang bisa anda lakukan adalah melakukan afirmasi berulang kali. Afirmasi merupakan metode yang menyerupai visualisasi, secara lebih kreatif, dan keduanya bisa digunakan secara bersamaan.
Selamat Berpikir Positif!
Read More ..

PIKIRAN POSITIF DAN NEGATIF MENULAR

Setiap dari kita mempengaruhi orang-orang yang kita temui, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hal ini terjadi secara naluriah, dalam pikiran bawah sadar anda,

yang terpancar melalui pikiran dan perasaan, serta bahasa tubuh kita. Orang di sekeliling kita dapat merasakan aura kita dan dipengaruhi oleh pikiran kita, juga sebaliknya. Wajarkah jika kita ingin berada di sekitar orang-orang yang positif dan menghindari orang-orang yang negatif? Orang lebih tergerak untuk membantu kita jika kita bersikap positif, dan mereka tidak menyukai dan menghindari siapapun yang bersikap negatif.
Pikiran-pikiran, kata-kata, dan sikap negatif akan menghasilkan mood serta tindakan yang negatif dan tidak menyenangkan. Semua hal ini akan berujung pada kegagalan, frustrasi, dan kekecewaan.
Read More ..

BERPIKIR POSITIF

Sikap anda menentukan tingkat kesuksesan anda. Sobat, sikap kita adalah cermin dari karakter yang kita miliki. Dan karakter tercipta dari kebiasaan kita yang kita laksanakan. Sikap yang positif akan menghasilkan semangat yang positif.
Berpikir positif merupakan sikap mental yang melibatkan proses memasukan pikiran-pikiran, kata-kata, dan gambaran-gambaran yang konstruktif (membangun) bagi perkembangan pikiran anda. Pikiran positif menghadirkan kebahagiaan, sukacita, kesehatan, serta kesuksesan dalam setiap situasi dan tindakan anda. Apapun yang pikiran anda harapkan, pikiran positif akan mewujudkannya. Jadi berpikir positif juga merupakan sikap mental yang mengharapkan hasil yang baik serta menguntungkan.
Tidak semua orang menerima atau mempercayai pola berpikir positif. Beberapa orang menganggap berpikir positif hanyalah omong kosong, dan sebagian menertawakan orang-orang yang mempercayai dan menerima pola berpikir positif. Diantara orang-orang yang menerima pola berpikir positif, tidak banyak yang mengetahui cara untuk menggunakan cara berpikir ini untuk memperoleh hasil yang efektif. Namun, dapat dilihat pula bahwa semakin banyak orang yang menjadi tertarik pada topik ini, seperti yang dapat dilihat dari banyaknya jumlah buku, kuliah, dan kursus mengenai berpikir positif. Topik ini memperoleh popularitas dengan cepat.

Kita sering mendengar orang berkata: “Berpikirlah positif!”, yang ditujukan bagi orang-orang yang merasa kecewa dan khawatir. Banyak orang tidak menganggap serius kata-kata tersebut, karena mereka tidak mengetahui arti sebenarnya dari kata-kata tersebut, atau menganggapnya tidak berguna dan efektif. Berapa jumlah orang yang anda kenal, yang memiliki waktu untuk memikirkan kekuatan dari berpikir positif?
Cerita berikut mengilustrasikan bagaimana kekuatan berpikir positif bekerja:

Beno mengajukan lamaran kerja, namun kepercayaan dirinya rendah, dan dia menganggap dirinya gagal dan tidak layak memperoleh kesuksesan, ia merasa yakin bahwa ia tidak akan memperoleh pekerjaan tersebut. Ia memiliki pikiran negatif terhadap dirinya sendiri, dan percaya bahwa calon pegawai yang lain lebih baik dan lebih memenuhi syarat dibandingkan dirinya. Beno memperoleh sikap ini karena pengalaman buruk yang ia peroleh dari wawancara pekerjaan yang telah ia ikuti sebelumnya.

Pikirannya dipenuhi dengan pikiran-pikiran negatif dan rasa takut atas pekerjaan tersebut selama satu minggu penuh sebelum ia akan diwawancara. Ia yakin ia akan ditolak. Pada hari wawancara ia bangun terlambat, rasa takutnya menjadi kenyataan. Ia mendapati kemeja yang akan ia kenakan kotor, dan kemejanya yang lain harus disetrika. Dan karena ia sudah terlambat, ia memutuskan untuk mengenakan kemeja yang kusut.

Selama wawancara, ia merasa tegang, menunjukkan sikap negatif, khawatir mengenai kemejanya, dan merasa lapar karena ia tidak memiliki cukup waktu untuk sarapan. Semua hal ini menyebabkan pikirannya teralihkan dan sulit baginya untuk fokus pada wawancara. Sikapnya secara keseluruhan menimbulkan kesa yang buruk, dan sebagai akibatnya rasa takutnya menjadi kenyataan dan tidak memperoleh pekerjaan tersebut.
Budi juga mengajukan lamaran atas pekerjaan yang sama, namun ia menyikapinya secara berbeda. Ia merasa yakin bahwa ia akan memperoleh pekerjaan tersebut. Satu minggu sebelum wawancara, ia sering memvisualisasikan dirinya memperoleh pekerjaan tersebut.

Malam hari sebelum wawancara, ia menyiapkan pakaian yang akan ia kenakan dan tidur lebih awal dari biasanya. Pada hari wawancara, ia bangun lebih awal dari baiasanya, sehingga ia memiliki cukup waktu untuk sarapan, lalu tiba di tempat wawancara sebelum jadwal.

Ia memperoleh pekerjaan tersebut karena ia berpikir positif terhadap hal-hal yang ia lakukan. Tentunya ia juga memenuhi persyaratan untuk memperoleh pekerjaan tersebut, sama halnya dengan Beno.

Apa yang bisa kita pelajari dari dua cerita tersebut? Apakah ada sihir yang digunakan dalam cerita tersebut? Tidak, semuanya merupakan hal yang alami. Jika kita memiliki sikap yang positif, sikap-sikap tersebut akan menghasilkan perasaan-perasaan yang positif, gambaran-gambaran yang konstruktif, dan kita akan melihat dalam mata pikiran kita apa yang kita inginkan. Hal ini akan memberikan pencerahan, lebih banyak kekuatan, dan kebahagiaan. Diri anda juga akan memancarkan kebaikan, kebahagiaan, dan kesuksesan. Bahkan pikiran positif juga akan memberikan beragam manfaat bagi kesehatan anda. Kita berjalan tegak dan suara kita lebih berwibawa. Bahasa tubuh kita menunjukkan perasaan kita.
Read More ..

BAGAIMANA ANDA MAMPU DAN KUAT BEKERJA

Bagaimana seseorang tahan berjam-jam bekerja seolah tak mengenal lelah?
Apapula rahasia pekerja rig lepas pantai yang meninggalkan anak istri bertarung dengan angin dan badai?

Bagaimana jika dengan para petani, nelayan, kuli, supir angkutan, pekerja berat yang tahan membanting tulang ditengah terik panas atau dingin malam?
Kekuatan apa yang mendorong mereka begitu kuat secara fisik dan tangguh secara mental?

Sedangkan di sudut sempit yang lain, banyak orang mengeluh karena persoalan yang tak lebih besar dari ujung kuku.

Kekuatan itu bernama cinta. Cinta yang melahirkan harapan dan pengabdian bagi kepada siapakah mereka mempersembahkan hasil kerja mereka; kepada keluarga nun jauh disana; kepada masyarakat banyak yang membutuhkan karya mereka; kepada Allah yang mengasuh mereka; kepada masa depan kehidupan yang sejahtera; atau kepada hati tempat cinta itu mengalir.

Bila anda berkeluh kesah hanya karena harus memperpanjang waktu kerja anda beberapa jam saja, maka kenanglah punggung bungkuk seorang kakek yang menarik sampah kota ini. Beliau memiliki sesuatu yang kita cintai, yang kepadanya ia ulurkan kerja. Kepada beliau kita belajar pengabdian atas nama cinta.
Read More ..

TEMUKAN CINTA ANDA

Kita butuh cinta dalam segala hal, hidup, pekerjaan, harapan dan motivasi. Semua itu butuh cinta. Bahkan untuk sukses pun kita butuh cinta. Cintailah pekerjaan Anda bahkan tujuan Anda. Bila anda tak mencintai pekerjaan anda, maka cintailah orang-orang yang bekerja di sana. Rasakan kegembiraan dari pertemanan itu. Dan, pekerjaanpun menjadi menggembirakan.

Bila anda tak bisa mencintai rekan-rekan kerja anda, maka cintailah suasana dan gedung kerja anda. Ini mendorong anda untuk bergairah berangkat kerja dan melakukan tugas-tugas dengan lebih baik lagi.
Bila toh anda juga tak bisa melakukannya, cintai setiap pengalaman pulang pergi dari dan ke tempat kerja anda. Perjalanan yang menyenangkan menjadi tujuan tampak menyenangkan juga.

Namun, bila anda tak menemukan kesenangan di sana, maka cintai apapun yang bisa anda cintai dari kerja anda : tanaman penghias meja, cicak di atas dinding, atau gumpalan awan dari balik jendela. Apa saja.
Bila anda tak menemukan yang bisa anda cintai dari pekerjaan anda, maka mengapa anda ada di situ? Tak ada alasan bagi anda untuk tetap bertahan.
Cepat pergi dan carilah apa yang anda cintai, lalu bekerjalah di sana. Hidup hanya sekali. Tak ada yang lebih indah selain melakukan dengan rasa cinta yang tulus.
Begitu juga ketika kita ingin mencapai suatu impian, kita juga butuh cinta disana. Buatlah diri kita mencintai apa yang menjadi tujuan kita, prosesnya dan hal – hal yang berkaitan dengan tujuan kita. Jadikan proses pencapaiannya sangat indah agar semangat kita tidak hilang ketika harus digempur masalah.

Buatlah satu pernyataan agar cinta itu tetap terjaga. Seperti seorang abid ( ahli ibadah ) yang membuat mereka bersemangat beribadah adalah karena mereka mencintai apa yang mereka tuju, yaitu Allah. Sebagai orang islam apapun yang akan kita capai dan kita kerjakan segalanya akan berpulang kepada Allah juga. Sudah sepantasnya jika kita berjuang pun niatnya adalah untuk beribadah kepada Allah.

Jika semangatnya adalah untuk beribadah kepada Allah maka semangat itu akan tetap terjaga. Sedangkan jika semangat kita adalah demi uang atau lainnya maka semangat itu tidak akan bertahan karena segala selain Allah akan hancur kita akan rugi.
Read More ..

KESUKSESAN DIMULAI DENGAN ANDA

Kesuksesan bukan sebuah hal yang bisa datang dengan sendirinya. Kesuksesan perlu dijemput dari tempatnya bersemayam. Bisa kita lihat disekeliling kita, orang yang sukses adalah orang yang memperjuangkan kesuksesan tersebut. Kita diberi asset yang sama dan adil oleh Allah yaitu Waktu. Setiap makhluk di dunia ini tidak hanya manusia diberi waktu yang sama yaitu 24 jam sehari.

Akan tetapi kenapa tingkat keberhasilan orang berbeda – beda ?. Ini adalah dipengaruhi oleh manusia itu sendiri, bukankah Allah sendiri telah mengatakan bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga kaum tersebut ingin mengubah nasibnya sendiri ( Q.S. Ar – Ra’du: 11 ).

Allah saja telah menjelaskan bahwa nasib kita itu tergantung usaha kita, jika kita ingin sukses besar maka lakukanlah hal yang mengantarkan manusia agar bisa sukses besar. Ini membuktikan bahwa hukum sebab – akibat berlaku dan kita bisa membuat kesimpulan bahwa jika ingin menjadi seorang yang sukses maka kita harus melakukan suatu hal yang merupakan sebab sukses, barulah kita dapat akibatnya yaitu sukses.

Meski demikian kita juga tidak boleh mengesampingkan kehendak Allah. Maka jika anda ingin sukses Anda harus minta sama Allah. Toh surga aja bisa diminta ama Allah apa lagi Cuma sukses. Walau Allah mengatakan kalau ingin sukses harus berawal dari diri sendiri tetapi yang menentukan tetap Allah ( Q.S. Ali-Imran: 109 ).
Urusan apapun harus dikembalikan kepada Allah karena karena kita adalah makhluk yang lemah tanpa daya jika tidak mendapat izin dari Allah. Sedangkan Allah maha kuasa atas segala sesuatu.

Ayooo… kalau mau sukses minta dulu ma Allah. Surga aja dikasih kalo minta apalagi Cuma sukses.
Read More ..

Optimis Kunci Kesuksesan

KESUKSESAN
Kesuksesan adalah dambaan setiap orang, banyak orang yang ingin sukses tapi tidak tahu apa yang harus dilakukan. Ada juga yang tahu apa yang harus dilakukan tetapi tidak mempunyai cukup semangat untuk melaksanakannya. Hal ini juga tidak akan mengantarkan kita kepada kesuksesan. Kesuksesa muncul setelah kita melakukan serangkaian tindakan sebagai upaya untuk meraih kesuksesan tersebut.



Seperti halnya berdagang, dalam upaya meraih sukses juga butuh modal. Begitu bayak hal yang harus dikorbankan baik berupa waktu, tenaga dan pikiran. Selain ketiga hal tersebut ada hal lain yang harus dimiliki seorang yang berjuang untuk mencapai kesuksesan adalah OPTIMIS.
Modal pertama yang harus kita miliki adalah rasa optimis yang tinggi yang akan melahirkan sebuah kekuatan berlipat ganda sebagai energi perjuangan. Dengan rasa optimis yang tinggi kita akan dengan mudah untuk mulai berjuang mengejar apa yang selama ini kita dambakan, dengan optimis kita bisa meningkatkan daya tahan dan daya juang yang kita miliki untuk melahirkan sebuah usaha yang maksimal. Banyak orang yang memiliki impian tetapi terpaksa mengubur impian tersebut karena tidak memiliki rasa optimis yang tinggi. Kebanyakan dari mereka hanya mempunyai keinginan tetapi tidak yakin keinginan itu akan tercapai. Orang – orang seperti inilah yang biasa disebut pecundang. Biasanya mereka menyerah sebelum berjuang. Padahal tugas kita adalah berjuang, kesuksesan akan dating dan menghampiri kita jika perjuangan kita sudah maksimal dan layak untuki mendapat hadiah kesuksesan.
Banyak orang yang memiliki keinginan atau cita – cita harus menguburnya dalam – dalam setelah mendengar komentar – komentar orang disekelilingnya. Orang disekeliling kita adalah orang yang sangat dominan untuk menjadi pencuri impia kita. Sebagai sebuah renungan mari kita simak sebuah cerita tentang katak kecil yang memenangkan sebuah pertandingan besar.


Cerita tentang katak kecil


Pada suatu hari ada sekumpulan katak-katak kecil, yang datang dari berbagai penjuru kota umtuk mengikuti sebuah perlombaan yang sangat jarang diadakan bahkan baru pertama kalinya diadakan. Perlombaan tersebut adalah perlombaan memanjat menara yang sangat tinggi.
Yang berhasil mencapai puncak menara tersebut adalah pemenangnya.
Penonton berkumpul bersama mengelilingi menara untuk menyaksikan perlombaan dan memberikan semangat kepada para peserta...
Perlombaan pun dimulai...
Secara jujur:
Tak satupun penonton benar-benar percaya bahwa katak-katak kecil akan bisa berhasil mencapai puncak menara.
Terdengar ada yang berkata:
"Oh, jalannya terlalu susahhhhh!!
Mereka TIDAK AKAN BISA sampai ke puncak."
atau:
"Tidak ada kesempatan untuk berhasil...Menaranya terlalu tinggi...!!
Katak-Katak kecil mulai berjatuhan. Satu persatu...
... Kecuali mereka yang tetap bersemangat menaiki menara perlahan- lahan semakin tinggi...dan semakin tinggi..
Penonton terus bersorak
"Terlalu susah!!! Tak seekor pun yang akan berhasil!!!"
Lebih banyak lagi katak kecil yang lelah dan menyerah...
...Tapi ada SATU yang tetap melangkah hingga semakin tinggi dan tinggi...
Dia tak kenal menyerah kalah!
Akhirnya yang lain telah menyerah untuk menaiki menara. Kecuali seekor katak kecil yang begitu berusaha keras dan menjadi satu-satunya yang BERHASIL sampai KE PUNCAK!
SEMUA katak kecil yang lain ingin tahu bagaimana katak ini bisa melakukannya?
Seekor peserta bertanya bagaimana cara katak yang berhasil itu mempunyai kekuatan untuk mencapai tujuan?
Ternyata...
Katak yang menjadi pemenang itu TULI!!!!


Nasihat dari cerita ini adalah:

Jangan sekali kali mendengar kata orang lain yang mempunyai kecenderungan negatif ataupun pesimis karena mereka akan mengambil sebahagian besar mimpi kita dan menjauhkannya dari kita. Kebanyakan dari orang – orang terdekat kita memang pencuri impian yang sangat ulung. Tak jarang mereka mencuri impian kita ketika kita akan mulai memperjuangkannya. Seolah sang penyelamat mereka memberi kita nasihat yang sebenarnya menghancurkan semangat kita. Dan lebih menyedihkan lagi, banyak orang yang dicuri impiannya berterimaksih kepada pencuri tersebut. Kita merasa diselamatkan oleh nasihat mereka dan dengan senang hati mengubur impian tersebut. Jika impian tidak kita jaga hal serupa akan terjadi kepada kita. Cepat atau lambat mereka akan datang untuk mencurinya dari kita. Ada sebuah cerita yang menggambarkan kehidupan yang akan kita hadapi.
Read More ..